• DANAU SUOH LAMPUNG BARAT

    Photo Flipbook Slideshow Maker

  • Meta

  • zwani.com myspace graphic comments
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

  • Arsip Bulanan

  • my facebook

Sosialisasi Kegiatan Panas Bumi WKP Suoh-Sekincau Lampung Barat

Lampung Barat – Masyarakat Peserta Acara Sosialisasi Kegiatan Panas Bumi WKP Suoh Sekincau—-
Lampung Barat – Bupati Drs Hi Mukhlis Basri Pada Acara Sosialisasi Kegiatan Panas Bumi WKP Suoh Sekincau—

Tiga Ribu (3000) an lebih Masyarakat mengikuti acara Sosialisasi Kegiatan Panas Bumi WKP Suoh-Sekincau yang di gelar selama tiga hari sejak 25 April – 27 April 2011.Bupati Lampung Barat Drs Hi Mukhlis Basri yang hadir di setiap acara sosilisasi mengatakan bahwa sosialisasi tersebut adalah semacam pemberitahuan kepada masyarakat bahwa Panas Bumi yang ada di kecamatan Suoh,Bandar Negeri Suoh,Sekincau dan Way Tenong akan segera di eksplorasi yang akan diawali dengan kegiatan Survei Panas Bumi.Bupati Drs Hi Mukhlis Basri meminta masyarakat mendukung kegiatan tersebut. Lebih lanjut Mukhlis Basri menegaskan bahwa bila energi panas bumi tersebut nantinya sudah mulai dapat diproduksi menjadi energi tenaga Listrik maka ini akan menjadi sumber pendapatan bagi Kabupaten Lampung Barat yang tentunya akan dapat dipergunakan untuk berbagai pembangunan di Lampung Barat.

Kegiatan Sosialisasi Panas Bumi WKP Suoh-Sekincau dilaksanakan di empat kecamatan selama tiga hari yaitu: Senin 25 April 2011 di Kecamatan Suoh dengan peserta Sosilisasi dari Pekon Sukamarga dan Pekon Banding Agung , Selasa 26 April di Kecamatan Bandar Negeri Suoh dengan peserta Sosilisasi dari Pekon Gunung Ratu dan Pekon Suoh, kemudian Rabu 27 April pagi hari di Kecamatan Sekincau dan sore harinya di Kecamatan Way Tenong.

PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau (PT CGSS) mendapat ijin Usaha Penambangan (IUP) untuk melakukan eksplorasi,pengembangan dan operasi prospek panas bumi Suoh Sekincau di Kabupaten Lampung Barat,Propinsi Lampung pada tanggal 6 Desember 2010. Ijin Usaha Penambangan di tanda tangani langsung oleh Bupati Lampung Barat. PT CGSS adalah anak perusahaan Chevron,perusahaan energi terpadu di bidang minyak,gas dan panas bumi.

Chevron,selama lebih dari 30 tahun telah bermitra dengan banyak negara memanfaatkan sumber daya panas bumi.Selama ini Chevron merupakan pemimpin dalam pengembangan energi panas bumi, mengembangkan seperempat dari kapasitas dunia. Untuk di Kabupaten Lampung Barat melalui anak perusahaannya PT Chevron Geothermal Suoh Sekincau (PT CGSS), Perusahaan ini mempunyai ijin untuk mengelola area seluas 320 kilometer persegi. Acara Sosialisasi tersebut selalu diakhiri dengan dialog antara Masyarakat dengan Bupati Lampung Barat Drs Hi Muklis Basri dan Alimin Ginting Manajer Hubungan Pemerintah dan Masyarakat,Chevron Geothermal Power and Operations.

Ada Sungai di Bawah Sungai Amazon

Sungai ini mengalir sepanjang 6.000 kilometer di bawah tanah. Namanya Sungai Hamza.

VIVAnews — Ilmuwan Brazil menemukan eksistensi sungai bawah tanah yang mengalir sepanjang 6.000 kilometer. Uniknya, sungai ini mengalir di bawah Sungai Amazon.

Keberadaan sungai itu ditemukan berkat proyek penelitian yang dilakukan di 241 sumur milik perusahaan minyak, Petrobras, yang menggali wilayah Amazon pada tahun 1970-an hingga 1980-an, untuk mencari potensi kandungan minyak mentah.

Sungai bawah tanah itu mengalir di kedalaman 4.000 meter dengan aliran yang yang sama dengan Amazon. Jika dikalkulasi, sungai bawah tanah itu mengalirkan 3.000 meter kubik air tiap detiknya.

Atau dengan kata lain, aliran sungai itu hanya 3 persen dari aliran Amazon yang berhulu di hutan Peru dan bermuara ke Atlantik di utara Brazil. Dengan panjang 6.800 kilometer, Amazon dinobatkan menjadi sungai terpanjang di dunia.

Para ilmuwan menamakan sungai itu, Hamza, sebagai bentuk penghormatan bagi ilmuwan asal India, Valiya Mannathal Hamza, yang mendedikasikan hidupnya mempelajari wilayah Amazon selama lebih dari empat dekade, sekaligus ketua tim peneliti.

Indikasi keberadaan sungai tersebut dipresentasikan sendiri oleh Valiya Hamza dari Observatorium Nasional, Brazil. Menurut dia, “informasi termal” yang dimiliki Petrobas memungkinkan tim peneliti mengidentifikasi pergerakan sungai bawah tanah.

Temuan itu dipresentasikan minggu lalu di Rio de Janeiro dalam sebuah pertemuan yang dihelat Brazilian Geophysical Society.

Hamza menambahkan, sungai bawah tanah mengalir dari barat ke timur berarti, hutan hujan Amazon punya dia sistem drainase, Sungai Amazon dan Sungai Hamza.

Hamzah menekankan bahwa hasil studi ini baru kesimpulan awal. Timnya berharap akan  mengkonfirmasi aliran bawah tanah pada akhir 2014. Namun, dia menolak berkomentar soal dampak ekonomi dan lingkungan dari sungai bawah tanah di hutan hujan Amazon. (sumber: FOXNews, ABC)

Bangkai Satelit NASA Lintasi Indonesia 6 Kali Sehari

TEMPO Interaktif, Bandung – Besok bangkai satelit diperkirakan akan jatuh ke Bumi dan melewati wilayah Indonesia tiap pagi dan sore. “Sehari bisa lewat paling banyak 6 kali,” kata Abdul Rachman, peneliti bidang matahari dan antariksa Lapan, Bandung, Jumat, 23 September 2011.

Dari layar monitor pemantau di kantor Lapan Bandung, pergerakan bangkai Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) milik Amerika Serikat itu melintas 3 kali saat pagi dan 3 kali tiap sore. “Siang ini tidak terlihat. Wilayah Indonesia yang dilintasinya pun berbeda-beda,” kata dia. Sejauh ini, diperkirakan sampah antariksa berbobot sekitar 6 ton itu akan jatuh besok.

Satelit itu diluncurkan Amerika Serikat 20 tahun lalu. Fungsinya untuk meneliti kimiawi air di luar ruang angkasa dan lapisan ozon, serta dampak matahari terhadap atmosfer. Material satelit diperkirakan akan tersebar setelah memasuki Bumi.

Menurut Abdul, potensi jatuh di Indonesia kemungkinannya kecil. Sebab, kemiringan orbit UARS cukup besar, yaitu 57 derajat. “Potensi ada, tapi tidak sebesar dibanding kemiringan yang lebih kecil, seperti 5 derajat terhadap ekuator,” katanya. Kasus itu pernah terjadi pada bangkai sebuah satelit pengamat cuaca yang jatuh di Lautan Pasifik pada 2004.

Sesuai prosedur, Lapan akan mengirimkan laporan kemungkinan jatuhnya bangkai satelit UARS di wilayah Indonesia kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana. “Sekarang belum masuk perkiraan jatuhnya, perkiraannya mungkin dalam beberapa jam lagi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: