• DANAU SUOH LAMPUNG BARAT

    Photo Flipbook Slideshow Maker

  • Meta

  • zwani.com myspace graphic comments
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

  • Arsip Bulanan

  • my facebook

Puluhan Tahun Merdeka, Dusun Kami Masih Gulita

Liputan6.com, Brebes: Enam puluh enam tahun sudah Indonesia merdeka, bebas dari penjajahan. Namun, apa arti kemerdekaan, jika banyak warga di penjuru Tanah Air belum menikmati listrik. Jangankan di luar Pulau Jawa. Di Brebes, Jawa Tengah, sebanyak 230 kepala keluarga di Dukuh Banjangsari, Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, masih menganggap listrik sebagai barang yang sangat langka.

Hingga kini mereka masih bergantung dengan lampu minyak tanah, terutama untuk penerangan di malam hari. Bahkan, kondisi tersebut semakin memprihatinkan. Sebab, saat ini minyak tanah kian sulit didapat. Sekalipun ada, itu pun dengan harga yang mahal. Tak mengherankan, bila persediaan minyak tanah habis, warga pun terpaksa hidup dalam kondisi gelap gulita.

Berulang kali Pemerintah Kabupaten Brebes menjanjikan pemasangan listrik di desa itu. Namun nyatanya, janji tersebut hanya isapan jempol. Padahal, jarak antara pusat pemerintahan kabupaten dengan warga di Banjangsari, tidaklah jauh, hanya sekitar satu kilometer.(ANS)

176 Pendaki Peringatan HUT RI di Semeru

16/08/2011 19:03

Liputan6.com, Lumajang: Peringatan hari kemerdekaan RI ke-66 tetap mampu menyatukan para pendaki dalam satu acara renungan kemerdekaan. Sebanyak 176 pendaki berencana menggelar upacara bendera di jalur pendakian Gunung Semeru, di pos Kalimati atau Ranu Kumbolo esok 17 Agustus.

Menurut Kabid Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah II Lumaang, Anggoro Dwi Sjiharto, Selasa (16/8) sebanyak 176 pendaki gunung sudah meminta izin melakukan pendakian sekaligus menggelar upacara Agustusan.

“Tahun ini, pendaki tidak boleh menggelar upacara di puncak Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) karena berbahaya, sehingga upacara hanya boleh dilakukan di Pos Kalimati atau Ranu Kumbolo saja,” tuturnya. Surat larangan pendakian keluar dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di bandung tertanggal 9 Agustus.

Jumlah pendaki yang akan memperingati hari kemerdekaan tahun ini menurun jauh. Tahun lalu, sebanyak 400 pendaki berkumpul menggelar upacara bendera kawasan puncak Semeru.

Kini status Gunung Semeru masih Waspada (level II), sehingga masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas di radius 4 kilometer dari puncak Semeru. (ANT/Vin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: